Naik ke atas dan melihat ke bawah

Naik ke atas dan melihat ke bawah
de' alcazar

Thursday, January 15, 2009

Ajarilah kami berdoa secara sederhana


Nak, apakah isi doamu...? Pada satu waktu di hari minggu, sesaat setelah aku menerima komuni, aku melihat kedua anakku telah duduk di bangkunya masing-masing sambil mengatupkan kedua tangannya, memejamkan mata, dan terlihat mulut mereka berkomat-kamit mengucapkan sesuatu. Di satu sisi aku terharu dan bahagia..ternyata mereka berdua sudah bisa mengikuti urutan misa yang ada, namun di di lain sisi aku penasaran : apa yang sedang mereka doakan. Namun sudahlah , semua rasa telah bercampur menjadi satu. Bahagia... Satu yang aku dapatkan, mereka berdoa dengan hati mereka yang sederhana. Aku yakin Tuhan telah mendengar isi doa mereka. Ya Tuhan, ajarilah aku untuk dapat berdoa secara sederhana, hati yang tulus dan simpel dalam melihat segala sesuatu.

Selamanya cinta


Cinta... Mengerti cinta itu sulit, memahami cinta kadang berbelit, namun untuk merasakan cinta tidaklah sulit...cukup sediakan hati yang lebar dan lega.....untuk menerima kehadirannya dalam hidup. Cinta itu memang gak mudah dimengerti. Menit ini kita bergembira, menit berikut kita bisa menangis...entah karena diri kita atau karena orang lain. Namun kata orang bijak, jika kita memiliki hati yang penuh dengan kelembutan, maka hal yang gembira dan yang menyedihkan tetap terasa bermakna bagi si empunya kehidupan.

Wednesday, June 6, 2007

Refleksi

Hari ini gue tergerak nge-brows resep buat s kecil gue Vita yang lagi susah-susah gampang makannya. Dapet sich banyak resep, cuman...terkadang waktu sampai di rumah, ada aja kerjaan lain yang jadinya mesti dibuat duluan. But, kali ini gue mau niat deh biar bisa dilakukan. Hitung-hitung, baru ini yang bisa mommy buat untukmu,anakku.
Yach...begitulah hidup, kadang apa yang ingin kita buat, yang ingin kita lakukan, ternyata tidak selalu dapat sejalan dengan keadaan. Tapi, kalau pengganti yang terjadi ternyata juga masih bisa bermanfaat untuk orang lain, tak apalah. Celakanya, kita malah biasanya terjebak oleh kegiatan yang mungkin menguntungkan diri kita sendiri aja kan ? Inilah yang mestinya kita pinta pada Tuhan, agar selalu mendampingi segala yang akan kita lakukan. Betul gak, teman ?